Aku benci sekali selalu ada perdebatan antara diriku dan hati nuraniku. Aku tidak suka hidupku diatur-atur oleh orang yg tidak tahu sepenuhnya tentang diriku. Kau mendekat saat ada tujuan tertentu, jadi apakah salah kalau aku selalu membantah perintahmu. Kau hanya mengintruksi aku harus begini aku harus begitu padahal diriku tak sepenuhnya mengenalmu. Kamu siapa harus kuturuti perintahmu??? Lagian aku inget sekali kalau kau pernah menjelek-jelekkan ibukku. Apa pantas kau buka aib ibuku di hadapanku? Jika saja kau bukan kakak dr ayahku pasti aku sudah sangat membencimu. Aku selalu mrngendalikan diri jika sewaktu2 menunjukkan ketaksopanan ke kamu. Mungkin niatmu baik ingin ku cepat menikah. Tapi jangan pernah memaksaku menikah dengan siapa. Aku punya hakku menentukan siapa yg jadi pendamping hidupku. Aku tak peduli denganmu. Kamu siapa? Sok ngatur-ngatur!
I don't care what you're thinking! I don'care what you're talking! I don't care what you're want!