Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2010

Kebahagiaan Tak Berujung

19 April 2010 13.07 WIB Aku bangun dengan sedikit terpaksa. Memenuhi panggilan bapak yang sedari tadi mengetuk pintu kamar. Bapak berkata: “bangun nok… ikut upacara pagi lho!”. Serta merta aku menjawab:” Enggih pak!”. Kupaksa mata ini untuk terjaga meski kepala agak sedikit pening. Kemudian kugiring badan ini untuk mandi. Di dalam hati kecil berujar :”Semangat Mulyati! Demi duit Rp. 75.000 untuk membayar bulanan aerobic”. Aku tersenyum. Selesai mandi kulengkapi diri ini dengan buasana rapi, yaitu baju batik biru, celana bahan, & kerudung putih. Lalu mulailah aku berhias di cermin yang sudah mulai bosan melihat parasku (hahahahaha….. ). Tak lupa pakai sepatu paling elegan. Pokonya perfect & mantab dah…… Berangkat menuju TPS (Tempat Pemungutan Suara) dalam rangka pemilihan Walikota Semarang. Hiruk pikuk TPS mulai menyambutku. Tak ada satupun perempuan di sana kecuali aku. Ya, hanya aku. Seiring penantian upacara dimulai, aku sibukkan dengan mengoperasikan handphone kesayang...

Terima Kasih

Kamis, 8 April 2010 23.29 WIB Badan ini sedari tadi terasa menolak untuk melakukan segala aktivitas. Alhasil, ingin sekali dia istirahat. Aku turuti permintaan tubuh yang agak manja untuk hari ini. Detik berganti menit lalu berganti jam, akhirnya aku merehatkan badan. Meskipun demikian, otak dan mata tak mau kompromi. Otak mengganggu dengan mengantarku ke arah orang-orang terkasih. Sedangkan mata, sekian waktu tak dapat terpejam. Malam ini aku ingin sedikit berkisah. Tentunya sangat melankolis karena tak jauh berhubungan dengan apa yang namanya cinta. Oh ya… akan aku deskripsikan apa yang dilakukan otakku untuk kembali merayu bertemu kamu. Sebenarnya memikirkanmu telah aku alihkan dengan pikiran tentang instrukturku yang memberikan sedikit perhatian kepadaku. Kemudian imajinasiku tentang suatu cerita yang cukup kumengerti sendiri. Tetap saja otakku tertawa terbahak atas kemenagannya mempengaruhiku untuk memikirkanmu. Cukup sederhana, hanya memikirkanmu. Otakku mulai mengiring ke masa y...

Anugrah Terindah

Mengenalmu suatu anugrah. Dekat denganmu suatu yang kutunggu. Perjumpaan awal, kata yang terungkap adalah mendekati perfect. Kutahu wajahmu, gaya bicara, pembawaan diri, cara bersikap, cara bertuturmu,, subhanaallah…. Hingga pada saat ini. Kujumpai lagi kau dalam dimensi berbeda. Kita lebih dekat. Kita ada feeling, ada kepekaan yang mulai muncul secara tak sadar. Sejauh itu, aku meenyukaimu karna fisikmu. Ketertarikan ini yang melandasi semua menjadi tulus, menjadi suka untuk segala hal. Aku ingin selalu bersama. Menghabiskan waktu hanya berdua denganmu. Kata-kata tak sadarku pernah terungkap dan sekarang terlaksana, jika suatu hari nanti akan benar-benar bertemu yang indah di saat yang indah. Hubungan awal kurasakan sambutan yang luar biasa. Hingga aku mabuk cinta. Tak sadar ini tidak mungkin. Untuk saat ini kau segala bagiku. Aku tak bisa hidup tanpamu. Akan aku lakukan apa saja untuk membuatmu selalu tersenyum. Jika aku diberikan untuk terlahir kembali, ingin rasanya menjadi sosok b...

Kamu Masih Merinduiku

Sabtu, 20 Maret 2010 22.29 WIB Sejak dua hari yang lalu, mulai terlihat perubahan dalam dirimu. Sesuatu yang sudah menjadi rutinitas, begitu saja tak kau laksanakan seperti yang sudah-sudah. Melihat perubahan itu, aku masih berpositif thinking. Segala kemungkinan telah muncul. Mungkin, kamu lagi sibuk dengan pekerjaanmu di rumah sakit ataupun di rumah. Mungkin, kondisi tubuhmu sedang dalam keadaan kurang sehat atau kecapean. Hingga kemungkinan akhir yang menyelimuti otakku adalah kebosanan atau rasa malas sedang menyertaimu hingga tak seperti biasa. Kemarin, masih saja kau sama seperti hari sebelumnya. Aku putuskan untuk memulai menyapamu. Setiap aku Tanya: “Kamu lagi apa?” selalu tak ada jawaban. Lama, tak ada balance sms kita, kuputuskan untuk menyudahi sms hari itu. Aku dan kau sibuk dengan dunia kita sendiri. Sekitar pukul lima sore, kau mengirimkan sms. Hati yang resah jadi bahagia, badan yang capek jadi semangat lagi. Saat itu, aku akan berangkat aerobic hingga sms terakhirmu ...