Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

Gundah

Enaknya ngapain ya? Apa yang layak kutulis di blog ini masih menjadi pertanyaanku setiap waktu. Jika aku baca kembali tulisan-tulisan yang telah aku entri, bisa dikatakan 80% hanyalah pengalaman sehari-hari, curhat, ungkapan perasaan. Mungkin jika ada yang berkomentar : “Lembek banget sich jadi cewek!” Semua melulu soal perasaan. “Apa ga ada yang bisa kamu tulis selain ungkapan perasaan?” Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sudah mulai menghantuiku. Lha terus gimana, prinsipku yang terpenting ketika menulis ga mencontek karya-karya orang lain alias tidak menjadi plagiat. Itu saja sudah menjadi kepuasaan tersendiri. Setidaknya blog ini sebagai wadah untuk latihan menulis. Ah…. Biarlah anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Apapun yang kamu semua katakan tentang blogku ini, aku akan tetap menulis. Titik. Weeeeeeeeeeekkkk. (emang ada yang komplen begitu ya ul?). *enggak. Lha wong dibaca orang lain pun aku ga tahu!*sok lugu. Tapi aku yakin ada yang membaca. Whehehe… ada yang senyum-seny...

Mimpi itu Pertanda

Mimpi itu pertanda. Tanda jika nanti , besok ataupun lusa ku tak pernah tahu apa yang kan terjadi. Tak terencana tepatnya. Namun, pertanyaan yang selalu menyelimuti setiap jagaku menjalani kehidupan, sebenarnya apa yang akan terjadi antara aku dan kamu? Sebelumnya, pernah di suatu malam bermimpi denganmu. Begini mimpiku waktu itu. Kondisi cuaca yang kurang baik yaitu agak mendung aku, kamu, dan dia merencanakan pergi bersama. Dalam perjalanan pun terjadi suatu rintangan. Entah aku lupa rintangan itu. Kamu memboncengkanku. Kita begitu dekat, sedekat masa kecil kita dahulu. Aku tak tahu saat itu tujuan kita bertiga. Ternyata, setelah sampai ke tempat dimana kau, aku dan dia tuju kusimpulkan jika itu adalah kolam renang umum. Kita bertiga saling menjaga satu sama lain dari makhluk-makhluk adam yang mengganggu. Lalu aku terbangun dari tidurku. Cerita dalam mimpiku itu kurasa cukup sederhana namun efeknya mengesankan. Aku bahagia bisa sedekat dahulu dan bersamamu lagi. Meskipun dalam mimp...