Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Harapan Akhir Tahun 2016

Puas sekali kau berhasil memperbudak hati dan pikiranku. Dengan kekuasaanmu semakin lama semkain kuat saja hingga membuatku tak berdaya. Kau rusak hatiku. Kau sihir otakku. Kau berhasil. Aku hanya membutuhkanmu. Aku hanya memikirkanmu. Aku hanya ingin semuanya untukmu. Memikirkanmu itulah kebahagiaanku. Merindukanmu membuatku candu. Terima kasih sebesar-besarnya kuucapkan untukmu. Terima kasih kau berikan warna ke dalam hidupku. Terima kasih kau berikan bercampur rasa dalam hatiku. Terima kasih atas pinjaman bayangmu yg selalu menemani malamku. Terima keberadaanmu menghilangkan rasa sakit, luka dan kecewaku. Selama ini rasionalku tertutup oleh keinginan-keinginan yg semu. Kubuang jauh-jauh rasa malu. Kubuang jauh-jauh kekuranganmu. Kaulah satu-satunya yg ada dalam hatiku. Aku bahagia karena kamu. Aku sedih karena kamu. Aku cemburu karena kamu. Aku semangat karena kamu. Aku bangkit dari jatuh karena kamu. Aku percaya kepada diriku karena kamu. Aku kembali lagi membangun tujuan-tu...

Janji Diri

Time : 00.03 wib Date : 18 September 2016 Place : In the badroom with listening the song I am promise, I akan melupakannya. Dia memang bukan untukku. Dia memang sudah jadi miliknya. Aku akan ikut menjaga kehidupannya. AKu hanya pemujanya yg dungu. Hahaha.. Aku bahagia sekali bisa mengenalnya. Aku puas bisa menjadi salah satu bagian terkecil kenangannya. Aku sungguh-sungguh mencintainya. Kau membalasa cintaku bukan dari dalam dirimu, tapi karena kondisi yang memaksamu. Apalagi guna memenuhi kepentinganmu. Terima kasih. Malam ini aku sudahi tantangan berbahayaku mencintaimu. Malam ini kusudahi pemujaanku yg begitu terlarang. Kita akan terus menjalani kehidupan sesuai visi dan misi kita. Aku dengan duniaku, kau dengan duniamu. Aku janji tak akan mengingatmu di pikiranku. Aku janji tak akan memanggil namamu lagi. Aku janji melawan semunya mencintaimu. Tak bisa dinegosiasi lagi keputusanku ini. Aku berharap semuanya akan lancar. Kau sudah menjadi salah seorang bagian terpenting d...

Satu Sisi

Memang benar, kita tetap akan bertemu lagi. Kita tidak jauh-jauh berjarak. Tapi aku takut kita sama-sama berubah. Aku takut kualitas hubungan kita menurun seiring intensitas waktu. Aku takut. Aku selalu memikirkanmu, entah kamu tidak. Aku selalu ingin merasakan adiktif, entah kamu tidak. Aku ingin selalu melihat senyummu yg membuatku candu di pagi hari, entah kamu tidak. Aku sangat tahu, hubungan kita tak akan berujung. Benarnya, temanku berkata sampai kapanpun kita tak akan menjadi satu seutuhnya. Konon, saat hal itu tetap kita lakukan maka Allah akan menurunkan azabnya, alam akan berontak dgn kuasaNya, dan aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Aku yg sakit sendiri. Aku yg merasakan sedih sendiri. Aku yg dianggap gila sendiri. Aku yg dianggap aneh sendiri. Aku yg mencintaimu sendiri. Aku harus move on. Aku harus bangkit. Aku harus berubah. Aku harus menerima kenyataan. Aku harus hidup lebih baik. Aku tidak boleh bergantung padamu. Aku harus menahan gejolak diri ini. Aku har...

Mimpi Buruk

16 Juni 2016 Kuterbangun dengan senyum merekah. Karena mimpi indah. Iya mimpi menyenangkan. Mimpi dipeluk sama Si Bos yang berpakaian hiijau. Di situ Si Bos memakai baju hijau, terus memelukku, terus mojok berdua, terus ngajak selfie. Hahaha.. indahnya.. Realitanya.. pagi itu Si Bos beneran pakai baju hijau. Di dalam hati ini, ketawa setan. Gimana tidak, baru aja semalam dimimpiin, eh.. jadi kenyataan. Tapi.. sekali lagi ekspektasi selalu berlawanan dgn kenyataan, Si Bos sama sekali tidak memelukku. Malah hari itu jutek sangat. Hari itu biasa saja tidak ada yg spesial. Tapi ada suatu kejadian. Si Bos cabut duluan tuch dari kantor karena urusan rapat. Beberapa jam berselang Si Bos WA ane, minta Aku menyelesaikan laporan tentang beasiswa. Tepuk jidat dalam ane. Kenape? orang kalau mo ngerjain laporan malah disuruh ngerjain yg lain. Alhasil, laporan itu belum sama sekali ane kerjakan. Ya Bos ngasih 2 opsi ke ane. Opsi pertama kerjakan semampunya, yg lain kumpulin besok pagi. Ane p...

Cinta Tulus

Wednesday, 21 Desember 2016 Time: 11.26 Mencintaimu itu suatu kesempurnaan. Mengenalmu itu suatu kebahagiaan. Mencuri perhatianmu itu suatu tantangan. Semua berkecamuk dalam pikirku. Sensasi semu bergelayut manja menemani rasaku. Harapan-harapan menutup erat mataku menghadapi kenyataan. Seharipun tak terlewati untuk menyebut namamu dalam hatiku dan pikiran. Beginilah nikmatnya mencintai. Semakin ke sini semakin yakin jika kekuatan cinta itu dapat menghancurkan paradigma yang telah ada. Contohnya: jika kita memberi perhatian, pastinya kita pun berharap balasan perhatian. Tapi itu tidak berlaku ketika kita mencintai. Saat kita memberi perhatian penuh ke orang itu dan orang itu tidak memperhatikan balik, kita tidak apa-apa. Kita cukup senang saja karena perhatian kita tidak ditolak. Kita cukup bahagia melihat dia merasa bahwa dia orang yang berarti bagi kita. Kita cukup puas ketika dia tersenyum setelah mereka melihat kita bahagia. Tapi cinta itu candu. Semakin bertambahnya hari se...

Bahagia

Semalem mimpi menyedihkan. Aku kehilangan seseorang yg sangat aku sayangi. Sampe2 buang air besar saja aku menangis. Selesai sholat subuh pun masih menangis. Pagi tadi sedih banget. Aku hanya bisa berdoa lalu berharap. Kupasrahkan kepadamu ya Allah.. apa yg terjadi nanti. Kaulah Maha berkehendak. Aku jadi kangen sama dia. Tapi sesampainya di tempat kerjaan aku ditawari tugas untuk bertemu dengan dia. Seketika aku langsung mau. Tapi apa daya? Aku tidak boleh pergi oleh atasanku. Sempat awalnya aku bahagia plus takjub karena akan dikabulkan doaku sama Allah untuk ketemu dia. Tapi... ternyata tidak jadi. Ya sudahlah... aku pasrah saja. Tapi sesiang hari ini, takdir berkata lain. Karena suatu hal makanya aku disuruh menghadap dia. Bahagianya aku... senyum-senyum tak jelas saking bahagianya. Aku deg-degan nggak karuan. Rasanya campur aduk karena aku benar2 kangen sama dia. Aku hanya berucap bismillah. Akhirnya aku ketemu dia. Aku bisa ketemu dia. Kangenku terobati. Aku senyum-...