Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Kau Pemilik Hatiku Y

"Ngapain buang-buang waktu mudamu untuk cinta yg sampai kapanpun tak bisa kau miliki!!!" Kata Y dgn tanpa beban. Kau tak tau Y saat itu waktu terasa berhenti, hatiku berdarah sampai sakit sekali. Dengan senyum kau mengatakanya tanpa tau perasaanku terluka. Singkatnya... Kau menolakku Y!! *kacian cekali kau Ulya #cetan! Kau menolakku dgn senyata-nyatanya, & sejelas-jelasnya. Tapi kau masih saja menarik perhatianku agar cintaku padamu tak berpaling. Kau begitu posesif ketika aku deket sama yg lain. Kau membuatku semakin cemburu dgn perhatian dgn yg lain. Anehnya kau selalu cerdas mengalihkan perhatianku hanya untuk memperhatikanku. Aku bisa apa Y. Aku selalu iya kalo itu dr mulutmu. Suatu hari kita saling smsan, aku melayang karena pujianmu. Putus asakupun sirna. Jiwa ragaku kembali membara. Senyumkupun merekah dgn sendirinya. Sampai-sampai teks sms kita aku screenshoot. Tapi apa keesokan harinya.. tumben kau menyerahkan hpmu kepadaku walau dgn alasan kau minta to...

Galau Akut

Jatuh cinta berjuta rasanya Pikiranku mulai sinting Perasaan hatiku mulai bergemuruh tak karuan Tingkahku mulai acak kadut Hidupku mulai ga nyantai brow Setiap detik yang ada di hati & pikiranku cuma Si Taurus Tapi itu tak boleh Dia sudah ada yg memiliki Dia tak akan pernah mencintai Aku hanya penggemar rahasia Aku hanya mencintainya Haha... hidup kadang tak adil Harapan tak sesuai kenyataan Aneh kata orang-orang di sekitarku Katanya seleraku paling aneh Tak ada satupun yg mendukungku untuk mencintainya Tapi ya mau bagaimana lagi, aku jatuh cinta Aku tak bisa menghentikan perasaanku Tapi aku masih bisa mengendalikanya Selama Taurus masih mengingatku itu cukup Selama Taurus masih tersenyum untukku itu juga cukup Aku tak berharap lebih, karena aku tak mau kecewa Aku tak berharap Taurus membalas cintaku, karena itu bisa kubilang mukjizat jika ada balasan cinta darinya Aku mah apa, hanya butiran debu di kacamatanya Aku pun cuma cecunguknya yg hanya bisa disuruh-suruh ...

Hatiku Corat Marit

Jujur atau mengingkari hati saat inilah yg gw rasa. Di satu sisi perasan ada kemengertian dgn apa yg tertangkap di luar panca indra. Di sisi lain logika tetap saja menyertai. Keingininan & kenyataan tak selalu beriringan kawan. Pikiran kita pun sering tak sejalan dgn yg lain. Teringat suatu penjelasan sebenarnya jika kita biasanya sering menangkap rahasia sang Ilahi, tetapi pada saat itu tak merasakan apa2 berarti kita masih terselimuti hal-hal keduniawian. Mungkin saja cinta yg akan kita tawarkan hanyalah cinta yg berkawan dgn nafsu. Cinta yg harus terbalaskan. Cinta yg tentu saja tak berkualitas.

Siapa Kamu?

Aku benci sekali selalu ada perdebatan antara diriku dan hati nuraniku. Aku tidak suka hidupku diatur-atur oleh orang yg tidak tahu sepenuhnya tentang diriku. Kau mendekat saat ada tujuan tertentu, jadi apakah salah kalau aku selalu membantah perintahmu. Kau hanya mengintruksi aku harus begini aku harus begitu padahal diriku tak sepenuhnya mengenalmu. Kamu siapa harus kuturuti perintahmu??? Lagian aku inget sekali kalau kau pernah menjelek-jelekkan ibukku. Apa pantas kau buka aib ibuku di hadapanku? Jika saja kau bukan kakak dr ayahku pasti aku sudah sangat membencimu. Aku selalu mrngendalikan diri jika sewaktu2 menunjukkan ketaksopanan ke kamu. Mungkin niatmu baik ingin ku cepat menikah. Tapi jangan pernah memaksaku menikah dengan siapa. Aku punya hakku menentukan siapa yg jadi pendamping hidupku. Aku tak peduli denganmu. Kamu siapa? Sok ngatur-ngatur!