Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Over Thingking

Sebenarnya selalu tentang kamu. Di otakku. Di hatiku. Dalam ketakutanku. Pada akar dari segala hal melulu berhubungan denganmu. Kau memang bukan yg pertama singgah di hatiku, tapi kaulah yg selamanya menemani diri ini meneruskan perjalanan hidup. Kau miliknya. Dia orang yg kuhormati. Malu sekali terus memikirkanmu yg sampai kapanpun takkan kumiliki. Tapi rasa yg kumiliki tidak mau kompromi menerima segala sesuai takdirnya. Jika kurunut dr awal, tak banyak yg kuperoleh. Hanya saja kisah kita satu sisi. Tapi aku suka. Aneh bukan? Katanya doamu untukku tak pernah luput. Tapi niat untuk komunikasi saja kau enggan. Aku sudah mencoba. Tapi sia-sia. Aku selalu ingat kau takkan pernah beriku lebih dari simpati. Tapi kutempatkan kau ke dalam orang yg paling berpengaruh dalam hidupku.

Resahku Saat Ini

Sikapmu yg lalu membuatku enggan bertemu dgnmu. Apa salahnya sekedar memberi kiss yg aku minta. *huffft Ingat ya bukan keinginanku bertemu kamu tadi malam. aku hanya mengantar teman. Jangan salahkan aku kalau aku cuek sama kamu. Tak ada sepatah katapun yg ingin terucap. Kamu marah. Aku kau pukuli meski ga berdarah tetep aja sakit tau. Lalu aku pulang, tak lupa membelai pipimu. Ingin kukecup tapi hatiku yg lain sedang kesel sama kamu. Setiba di rumah aku menyesal tlah nglakuin semua itu. Sungguh. Aku selalu sayang ma kamu. Ya sudah aku kirim chat di bbm "jgn lupa makan" Eh... balesan kamu menyakitkan. Kamu bales ga usah bbm, ngapain aja tadi ketemu, dasar muna!!! Kenapa orang yg sangat kucintai malah lebih mengerikan saat dia marah?? Kenapa orang yg mencintaiku merasa paling benar melakukan hal yg membuat aku sakit?? ya sudahlah... lega juga nulis kayak gini. yg pasti aku sayang kamu bie..