Langsung ke konten utama

Beda Perspektif





Menjalani sebuah hubungan yg baru itu tak mudah. Fasenya berawal dari kenalan, bertukar informasi diri, lalu ada intensitas. Jika sama - sama ada kecocokan maka jalinan hubungan tsb akan terus berlanjut.

Bertambahnya waktu akan merubah juga pendekatan emosional kedua belah pihak. Semakin lama pendekatan tsb akan memberikan informasi kpd keduanya ttg sisi lain yg belum terkuak.
Sisi lain itu mengenai kelebihan dan kekurangan masing2 antara aku dan kamu.

Tak jarang muncul perdebatan-perdebatan ringan sampe terkadang berujung pertengkaran.
Aku tipe yg menghargai perbedaan perspektif. Kamu mau beda dgnku tak masalah, karena aq akan bertahan dgn hal-hal yg aku anggap benar. Bagiku menghargai opini orang lain itu ada tiga varian: sepaham, mengoreksi,  dan menolak. Jadi, jika aku menolak ato tak sepaham denganmu harusnya juga kau mengerti.

Berbeda dgn apa yg kupikirkan, bagimu aku egois, arogan,  dan keras kepala.
Hahahaha...

Sedangkan tipemu, kau punya perspektif yg sering kali berbeda dgnku. Hehe.. Kau punya pemikiran yg matang dan konvensional. Berita buruknya, kau sedikit memaksaku untuk mengikuti perspektifmu. Haha..

Aku selalu bilang "setiap orang mempunyai cara sendiri-sendiri untuk bersikap,  berpikir,  bertindak dlm menjalani kehidupan." katamu tapi pakailah cara yg benar secara konvensional. Aku menolak, bagiku benar salah itu relatif, bukan hukum mutlak.
Kau begitu detail dalam memahami sesuatu. Harus jelas mengenai sebab2.

Seperti itulah yg sering kita lakukan dlm berkomunikasi. Aku suka berdebat,  dan kamu bertahan dgn argumenmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...