Langsung ke konten utama

Resahku Saat Ini

Sikapmu yg lalu membuatku enggan bertemu dgnmu. Apa salahnya sekedar memberi kiss yg aku minta. *huffft

Ingat ya bukan keinginanku bertemu kamu tadi malam. aku hanya mengantar teman.

Jangan salahkan aku kalau aku cuek sama kamu. Tak ada sepatah katapun yg ingin terucap.

Kamu marah. Aku kau pukuli meski ga berdarah tetep aja sakit tau. Lalu aku pulang, tak lupa membelai pipimu. Ingin kukecup tapi hatiku yg lain sedang kesel sama kamu.

Setiba di rumah aku menyesal tlah nglakuin semua itu. Sungguh. Aku selalu sayang ma kamu.
Ya sudah aku kirim chat di bbm "jgn lupa makan"
Eh... balesan kamu menyakitkan.
Kamu bales ga usah bbm, ngapain aja tadi ketemu, dasar muna!!!

Kenapa orang yg sangat kucintai malah lebih mengerikan saat dia marah??
Kenapa orang yg mencintaiku merasa paling benar melakukan hal yg membuat aku sakit??

ya sudahlah... lega juga nulis kayak gini.
yg pasti aku sayang kamu bie..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...