"Ngapain buang-buang waktu mudamu untuk cinta yg sampai kapanpun tak bisa kau miliki!!!"
Kata Y dgn tanpa beban. Kau tak tau Y saat itu waktu terasa berhenti, hatiku berdarah sampai sakit sekali. Dengan senyum kau mengatakanya tanpa tau perasaanku terluka.
Singkatnya... Kau menolakku Y!! *kacian cekali kau Ulya #cetan!
Kau menolakku dgn senyata-nyatanya, & sejelas-jelasnya. Tapi kau masih saja menarik perhatianku agar cintaku padamu tak berpaling. Kau begitu posesif ketika aku deket sama yg lain. Kau membuatku semakin cemburu dgn perhatian dgn yg lain. Anehnya kau selalu cerdas mengalihkan perhatianku hanya untuk memperhatikanku.
Aku bisa apa Y. Aku selalu iya kalo itu dr mulutmu.
Suatu hari kita saling smsan, aku melayang karena pujianmu. Putus asakupun sirna. Jiwa ragaku kembali membara. Senyumkupun merekah dgn sendirinya. Sampai-sampai teks sms kita aku screenshoot. Tapi apa keesokan harinya.. tumben kau menyerahkan hpmu kepadaku walau dgn alasan kau minta tolong setting internet. Kubuka hpmu Y, kulihat aplikasi pesan, dan... tada... teks sms kita kau hapus. Baguuuuusss!!! Kembali lagi kau lukai hatiku Y.
Saat hatiku lagi porak-poranda, emosiku tak stabil dgn santainya kau malah menunggu orang lain untuk pulang kantor. #bangcaaaat cekali kan kau!!! Aku cemburu Y.. aku sangat cemburu. Lalu aku pulang tanpa melihatmu sedetikpun. Aku muak. Sampai rumah emosiku tak tertahan lagi, sepatuku aku lempar aku berteriak, aku memaki sapai menagis sejadi-jadinya. Kau begitu tega Y. Aku benci sekali waktu itu.

Komentar