Langsung ke konten utama

This is Real

Aku tak bisa bebas jika menulis dengan berpikir akan akibat dari apa yang kutulis. Kucoba untuk terus, tapi tetap tak bisa. Hingga kuulang berkali-kali untuk mendapatkan feel yang bagus. Biasanya aku menulis dengan mudah di kala apa yang aku tulis dapat mewakili apa yang sedang mendera jiwa ini. Tak perlu bagus. Tak perlu embel-embel ingin dipuji orang. Toh aku hidup bukan karena penilaian orang.
Aku ingin menulis sesukaku. Intinya, aku hanya ingin apa yang sedang ada di otakku saat ini dapat tertuang dalam sebuah tulisan. Mau kayak monyet kek yang biasa loncat sana sini, mau kayak sampah kek yang bau busuk dan kotor, aku sebagai penulis kagak peduli. Aku hanya jengah saja dengan pemikiran-pemikiranku selama ini. Hanya dalam pikiran, dan dalam hati. Hanya aku yang bisa menikmati, hanya aku yang kewalahan sendiri dengan imajinasi-imajinasi yang terkadang mesum. Maaf kepada para pembaca karena tulisan ini bukan sebagai sumber inspirasi, bukan juga tulisan yang wajib dibaca. Aku hanya ingin menulis saja, tanpa ada embel-embel apapun.
Aku sangat tahu akan kelemahanku. Aku sangat tahu harus bagaimana bisa merubahnya. Yang tahu aku, ya diriku sendiri. Jika ada yang berusaha tahu tentang diriku, terima kasih kuucapkan. Tapi kuperingatkan agar jangan terlalu dekat denganku, karna aku penyebar virus yaitu virus cinta. Jika ada yang perhatian, dan meluangkan sedikit waktunya untukku, apalagi yang berkorban demi aku, maka akan terjangkit virus cinta dariku. Entah itu wanita, entah pria, entah waria sekalipun, aku tidak peduli. Aku dapat benci setengah mati hingga tujuh turunan dan aku dapat juga cinta sepenuh mati hingga 17 turunan. Wkakakakakakakaka…..biarkan saja aku tertawa… puas sekali….stop!
Sang Bintang Laut,,,,, aku benar-benar falling in love padamu. Sialan! Kau sihir aku dengan kepintaranmu bermain kata-kata. Kau beri aku perhatian dalam status-satatusku. Stop! Jangan biarkan aku menuju cintamu. This is crazy,,,,,sista … tapi tenang saja, mungkin ini hanya sesaat. Kau tahu, ada dua orang yang dapat taklukan hatiku. Cinta pertamaku and kamu. Tapi, apakah kamu akan jadi cintaku?????? Oh God,,,,Jangan! Jangan biarkan cinta ini salah arah. Jangan biarkan cinta ini menuju Sang Bintang Laut. Tapi kau pantas untuk dicintai, kau juga pantas untuk disayangi. Lebih dari cinta dan sayangku kepada sahabat-sahabatku Mala, Habib, & Rani.
Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...