Langsung ke konten utama

Akhir Januari

Katanya hidupku tinggal sebentar lagi. tepatnya tinggal satu semester lagi. itu kata pegawai yang mengurusi administrasi kampus. jika tidak ada kemajuan yang berarti pada skripsiku aku akan kena droup out.*hadech!

mampuslah! sudah 14 semester aku kuliah di sana. Jurusan yang sebenarnya tidak aku inginkan. jurusan yang sebenarnya cuma aji mumpung. Saat itu yang terpenting aku bisa masuk ke universitas no wahid di kotaku. Jaminan kerja yang mapan menjadi iming-iming selama ini. Prestise tinggi akan kudapatkan jika masuk di situ.

Selalu berupaya mati-matian. Aku melakukan usaha dan doa demi bisa masuk ke universitas itu. Sedikit beruntung jika dibandingkan dengan yang lain. Aku masuk lewat jalur PSSB. Sejenis jalur PMDK. Tak ada tes-tes penentu. Tanpa usaha yang berarti aku ditrima di universitas itu. Cuma bermodal nilai raport, rangking kelas, dan prestasi di sekolah. Tapi tetep ada tes untuk formalitas saja. Misalnya tidak lulus, aku tetep sudah diterima di universitas itu.

Mungkin jika dari rangking di kelas aku selalu 10 besar. Untuk prestasi aku pernah menyumbang satu piala dalam kategori Qoriah Tingkat SMA SeKabupaten di kota sebelah kotaku. Waktu itu bangga sekali, namun tau dech masih dikenang orang lain atau tidak?

datang di antar pacar (tapi sekarang sudah mantan. Meski telat kurang lebih setengah jam, aku mencoba untuk relax. Pacarku itu cekatan sekali membelikan dasaran kertas untuk ujian. Kukerjakan sebisanya...

Selesai mengerjakan, dari pada menunggu hasil tes kelamaan, makanya aku dan mantan pergi untuk makan. Selesai makan, kita pulang dan menunggu hasil tes sampai besok. Meskipun tidak mempengaruhi statusku di universitas itu, tetep aja berharap lulus. Malu dong ga lulus di hadapan pacar. Lagian pacarku saat itu adalah rivalku di sekolah lain saat SD.

Alhasil, aku lulus! membanggakan sekali. Karena dari teman-teman yang sejurusan denganku hanya 3 orang yang lulus. Sempurna!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...