Langsung ke konten utama

Saling Memahami

Saat aku membaca pesan singkat darinya, sedikit berbangga hati. Senyumpun tak kuasa menanti. Puji syukur terucap pada ilahi rabi.
Permintaan yang lumayan sulit ia kirimkan lewat sms. Senyum bahagia kala itu. Kusimpulkan, ternyata aku masih berguna. Mungkin permintaannya sedikit memberatkan, tapi karena aku masih sayang dengannya seberat apapun akan kulakukan. Setidaknya ada anggapan eksistensi diri di hadapannya.
Bukankah itu yang selama ini harapanku? Diakui jika aku ada. Apakah itu salah? Apakah itu tak tulus?
Tapi, aku manusia. Bukan malaikat yang selalu tunduk. Maaf, sebatas itu tingkat keikhlasanku. Tak usah munafiklah, semua orang termasuk kamu juga perlu apresiasi terhadap apa yang telah kita lakukan.
Tenang saja wahai jiwa-jiwa yang tenang! Aku tak pernah lupa dengan orang yang telah memberiku kebahagiaan. Aku selalu ingat seberapa besar kau curahkan semua untukku. Pesanku, jangan sekali-kali kau ciptakan sifat burukmu nyata di hadapanku. Itu saja.
Terus apa kabar dengan ungkapan, sebagai teman yang baik marilah saling memahami? Aku tak tahu kabarnya. Tepatnya, aku tak dapat mendeskripsikannya. Saling memahami dalam versi idealnya aku belum menguasainya. Tolong ajari aku! Bukan memghakimiku! Menyimpulkan aku belum dewasa. Terang-terangan menjudge aku seperti anak kecil.
Tahukah kau! Aku benci!
Apa kau ingin tahu kenapa aku benci? Jika tak ingin, berarti kau juga belum bisa memahami aku dong.
Jadi… yang namanya saling memahami itu apa? Hanya menurut versimu yang kau tahu!
Tak usahlah banyak omong! Sedikit bicara, tindakan nyata tercipta!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...