Pusing aku dengan mereka. Kecewa aku dengan penilaiannya.Setelah menyelesaikan sebuah proposal, aku sudah punya feeling kalau hal ini akan terjadi. Aku merasa aku akan kecewa setelah pengorbanan yang telah aku lakukan demi organisasi itu. Waktu, tenaga, pikiran. Alhasil, secara tak sengaja ia mengungkapkan apa yang telah ia rasakan.
Katanya aku terlalu menyetir sang ketua yang belum bisa. Aku tak akan membenarkan sikapku selama ini. Mungkin ini juga sebagai masukan agar aku lebih baik lagi.
Meskipun mencoba untuk menerima semuanya, tetap saja aku merasa kecewa. Buruknya, kata-kata itu selalu terngiang dalam pikirku.
Sampai seberapa dewasa aku menyikapi hal ini. Sabar... sabar...
Tak mudah memahami orang lain yang mempunyai beraneka ragam karakter. Aku akan mencoba lapang dada dengan semua yang terjadi. Terlebih aku akan mulai mengontrol, sikap, sifat serta ucapanku. Mungkin, aku terlalu banyak menuntut ke orang-orang itu untuk mengabulkan semua keinginanku. Mungkin aku terlalu berharap bahwa semua kata-kataku itu harus mereka turuti semua.
Kuatkan aku dalam mengahadapi semua ini allah.
Berilah kesabaran, keikhlasan, lapang dada.
Bukan itu saja yang mengganggu pikirku saat ini. Ungkapan dari tetanggaku yang usianya jauh di bawahku. Mereka ternyata bertanya-tanya tentang pendidikanku. Tanpa sengaja perbincangan kita mengarah ke pertanyaan "Sebenarnya, mbak itu kuliah sudah berapa tahun sich? kok ga lulus-lulus?!!!" *what the hall!!! (bagai disambar petir tadi malam)
This is my life... you know!
Aduch... bagaimana ini??? bagaimana?
Tak harus banyak omong! yang terpenting ekseskusinya. Sebab ketika aku terlalu banyak alasan, terlihat juga begitu lemahnya diriku. Seakan-akan ada kata-kata "Jadi... sampai ini aja kemampuanmu Ulya". *damn it!
"Woi... dengar ya semuanya! Lihat ya semuanya! I believe I can do it!"
Aku akan menjadi orang yang sangat terkenal. Aku akan menjadi orang yang selalu dicari untuk mengharapkan bantuanku. Kamu semua akan membutuhkan bantuanku next time.
Kamu semua akan tahu, siapa makhluk tuhan paling berguna!
Ok.. saat ini kalian semua selalu memandang sebelah mata terhadapku, tapi aku yakin next time kamu semua bakal terbelalak melihat kesuksesanku. You semua akan takjub dengan peningkatan kualitas hidupku yang luar biasa.
Silakan kalian semua mencibirku! Sampai mulutmu semua sobek! monggo!
Komentar