Langsung ke konten utama

This is My Life

Pusing aku dengan mereka. Kecewa aku dengan penilaiannya.
Setelah menyelesaikan sebuah proposal, aku sudah punya feeling kalau hal ini akan terjadi. Aku merasa aku akan kecewa setelah pengorbanan yang telah aku lakukan demi organisasi itu. Waktu, tenaga, pikiran. Alhasil, secara tak sengaja ia mengungkapkan apa yang telah ia rasakan.
Katanya aku terlalu menyetir sang ketua yang belum bisa. Aku tak akan membenarkan sikapku selama ini. Mungkin ini juga sebagai masukan agar aku lebih baik lagi.
Meskipun mencoba untuk menerima semuanya, tetap saja aku merasa kecewa. Buruknya, kata-kata itu selalu terngiang dalam pikirku.
Sampai seberapa dewasa aku menyikapi hal ini. Sabar... sabar...
Tak mudah memahami orang lain yang mempunyai beraneka ragam karakter. Aku akan mencoba lapang dada dengan semua yang terjadi. Terlebih aku akan mulai mengontrol, sikap, sifat serta ucapanku. Mungkin, aku terlalu banyak menuntut ke orang-orang itu untuk mengabulkan semua keinginanku. Mungkin aku terlalu berharap bahwa semua kata-kataku itu harus mereka turuti semua.
Kuatkan aku dalam mengahadapi semua ini allah.
Berilah kesabaran, keikhlasan, lapang dada.
Bukan itu saja yang mengganggu pikirku saat ini. Ungkapan dari tetanggaku yang usianya jauh di bawahku. Mereka ternyata bertanya-tanya tentang pendidikanku. Tanpa sengaja perbincangan kita mengarah ke pertanyaan "Sebenarnya, mbak itu kuliah sudah berapa tahun sich? kok ga lulus-lulus?!!!" *what the hall!!! (bagai disambar petir tadi malam)
This is my life... you know!
Aduch... bagaimana ini??? bagaimana?
Tak harus banyak omong! yang terpenting ekseskusinya. Sebab ketika aku terlalu banyak alasan, terlihat juga begitu lemahnya diriku. Seakan-akan ada kata-kata "Jadi... sampai ini aja kemampuanmu Ulya". *damn it!
"Woi... dengar ya semuanya! Lihat ya semuanya! I believe I can do it!"
Aku akan menjadi orang yang sangat terkenal. Aku akan menjadi orang yang selalu dicari untuk mengharapkan bantuanku. Kamu semua akan membutuhkan bantuanku next time.
Kamu semua akan tahu, siapa makhluk tuhan paling berguna!
Ok.. saat ini kalian semua selalu memandang sebelah mata terhadapku, tapi aku yakin next time kamu semua bakal terbelalak melihat kesuksesanku. You semua akan takjub dengan peningkatan kualitas hidupku yang luar biasa.
Silakan kalian semua mencibirku! Sampai mulutmu semua sobek! monggo!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...