Semalem mimpi menyedihkan. Aku kehilangan seseorang yg sangat aku sayangi. Sampe2 buang air besar saja aku menangis. Selesai sholat subuh pun masih menangis. Pagi tadi sedih banget.
Aku hanya bisa berdoa lalu berharap. Kupasrahkan kepadamu ya Allah.. apa yg terjadi nanti. Kaulah Maha berkehendak.
Aku jadi kangen sama dia.
Tapi sesampainya di tempat kerjaan aku ditawari tugas untuk bertemu dengan dia. Seketika aku langsung mau. Tapi apa daya? Aku tidak boleh pergi oleh atasanku.
Sempat awalnya aku bahagia plus takjub karena akan dikabulkan doaku sama Allah untuk ketemu dia. Tapi... ternyata tidak jadi. Ya sudahlah... aku pasrah saja.
Tapi sesiang hari ini, takdir berkata lain. Karena suatu hal makanya aku disuruh menghadap dia. Bahagianya aku... senyum-senyum tak jelas saking bahagianya.
Aku deg-degan nggak karuan. Rasanya campur aduk karena aku benar2 kangen sama dia. Aku hanya berucap bismillah.
Akhirnya aku ketemu dia. Aku bisa ketemu dia. Kangenku terobati. Aku senyum-senyum tak jelas. Seperti orang gila.
Sempat ditanya sama temen yg juga bekerja bersama dia. Kamu disuruh atasanmu ke sini? aku jawab: enggak! aku ke sini atas inisiatifku sendiri. Aku kangen sama dia. ha... ha... ha... urat maluku sudah tiak ada mungkin. Auk ah... yg penting aku happy.
Aku hanya bisa berdoa lalu berharap. Kupasrahkan kepadamu ya Allah.. apa yg terjadi nanti. Kaulah Maha berkehendak.
Aku jadi kangen sama dia.
Tapi sesampainya di tempat kerjaan aku ditawari tugas untuk bertemu dengan dia. Seketika aku langsung mau. Tapi apa daya? Aku tidak boleh pergi oleh atasanku.
Sempat awalnya aku bahagia plus takjub karena akan dikabulkan doaku sama Allah untuk ketemu dia. Tapi... ternyata tidak jadi. Ya sudahlah... aku pasrah saja.
Tapi sesiang hari ini, takdir berkata lain. Karena suatu hal makanya aku disuruh menghadap dia. Bahagianya aku... senyum-senyum tak jelas saking bahagianya.
Aku deg-degan nggak karuan. Rasanya campur aduk karena aku benar2 kangen sama dia. Aku hanya berucap bismillah.
Akhirnya aku ketemu dia. Aku bisa ketemu dia. Kangenku terobati. Aku senyum-senyum tak jelas. Seperti orang gila.
Sempat ditanya sama temen yg juga bekerja bersama dia. Kamu disuruh atasanmu ke sini? aku jawab: enggak! aku ke sini atas inisiatifku sendiri. Aku kangen sama dia. ha... ha... ha... urat maluku sudah tiak ada mungkin. Auk ah... yg penting aku happy.
Komentar