Langsung ke konten utama

Kepastian Statusku

Pasti kau tak ingin tahu kan, bagaimana sayangku kepadamu?
Bagaimana pengorbananku untukmu?

Pasti kau juga menganggap semua yang kulakukan biasa saja. Seperti teman-temanmu yang lain. Bedanya aku terlalu norak, karena sangat menunjukkan kekaguman berlebihan kepadamu.

Aku tak akan menyalahkanmu. Ini semua adalah proses. Ini semua harus kulalui. Tapi, sialnya aku yang selalu kebagian menjadi aktris kalah. Alias Aktris yang sengsara. Hahahaha….

Dulu, aku berharap kau tahu semua. Yach… tahu semua tentang rasaku, pikirku, tangisku, senyumku, setiap detikku. Tapi sekarang, semua bisa aku tangani kawan. Aku punya otak. Aku tak harus selalu menuruti hawa nafsuku. Aku harus menjadi wanita kuat. Meskipun sekuat mbah Marijan sekalipun. Hehehehe…..

Aku akui, bayangmu selalu menghantui perjalanan hidupku ini. Kau sungguh berarti dalam hidupku saat ini. Kaulah orang pertama yang aku kabari ketika aku senang ataupun sedih.

Tapi, sekarang kau dalam kondisi sebaliknya. Kau sudah terlihat tertutup. Terlebih dengan segala hal yang berhubungan dengan laki-laki yang mendekatimu.

Hai kawan!!!! Tenang saja…. Aku tidak cemburu!!! (nggak boong kok) Sama sekali tidak sister… Percayalah padaku……

Aku peduli itu semua. Bukan berarti aku ingin ikut campur segala urusanmu. Tapi setidaknya, aku ingin kau tidak terlalu terbebani dengan segala masalahmu. Kurang apa coba? Apakah aku salah? Aku cuma ingin menjadi kawan yang baik. Malah harapku akulah yang terbaik di antara kawanmu yang lain.

Bingung dengan apa yang aku curahkan dan apa yang aku terima. Aku akan mengontrolnya. Cintaku kepadamu tidak konstan. Jadi aku masih normal. Ok… masih normal kawan.

Pikiran negatifmu akan aku hapus dengan tindakanku yang riil. Aku hanya menyayangimu sebatas teman. Tidak pacar. Aku akan buktikan kawan jika aku hanya sayang kamu, tidak cinta. Karena bagiku cinta dan sayang itu porsinya berbeda meskipun secara leksikal sama artinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

Tentang Rasa

Kau tak tahu kan, sekarang kakiku sakit? Kau tak tau kan, bagaimana setiap detikku memikirkanmu? Dan bahkan kau tak tau kan, jika di hatiku cuma ada namamu. Sedangkan namaku sendiri telah lama aku abaikan. Tak menuntut kau memahamiku dengan sangat bijak. Tak memaksa kau mengerti dengan segala yang kumau. Terserah kau saja yang sedang jauh di sana. Penuh kesadaran kita tak akan bersama selamanya. Teringat tentang ucapan seorang guru, jika segala yang ada di dunia hanyalah semu. Hanya tipuan. Tak kekal abadi karena segalanya dapat berubah-ubah sesuai berlalunya waktu. Tak terkecuali kau. Aku yakin dengan dzat yang membolak-balikkan hati, Jika Dia berkehendak, suatu ketika aku cinta kau, lalu di saat itu juga aku dapat membencimu. Itulah kehendak dari sang pencipta. Takdirku bertemu denganmu lagi tak bisa kupersalahkan. Pun rasaku padamu tak patut dipersalahkan. Biarlah semua mengalir seperti air. Meskipun segala harapan memusnah, tak lain ingin selalu bersamamu dalam setiap waktu. ...