Tak sopan jika malam lalu kau dalam bayang. Tak beradap jika ruhmu bersamaku dalam pengap. Tak seharusnya kau isi imajinasiku dalam wujud kesertaan hasrat.
Jika saat itu aku diskripsikan kebersamaan kita berasa terbang melayang. Namun, hanya dalam sudut pandang asaku yang tak berujung. Rajuk inginku, kau juga sama seperti apa yang sedang kunikmati. Tentunya kita bersama. Tak ada dia, ia, ataupun mereka. Ya…. hanya kita serta Dia Sang Pencipta.
Kukatakan kau sangat sempurna. Ku katakan kau tiada duanya. Kukatan kepada semua orang, kaulah pilihan.
Kebersamaan kita hanya dalam durasi pendek. Entah hanya hitungan menit kau bersamaku. Kutahu semua itu semu. Kutahu semua itu hanya kepintaran otakku yang membuatku ada bersamamu.
Maafkan aku telah melakukannya. Maafkan aku tak menuruti otak dan hatiku untuk mencegahnya. Maaf… sekali lagi maaf. Aku tahu, itu keliru.
Malamnya kau kirimkan short message service untuk mengucapkan selamat tidur dengan kau sertakan tawa. Tak tahu apa artinya. Apakah kau juga merasakan ruhmu kupinjam saat malam lalu. Kutahu kau berfeeling kuat.
Maafkan aku. Tak akan aku ulangi lagi. Akan kucegah jika hasrat itu datang.
Jika saat itu aku diskripsikan kebersamaan kita berasa terbang melayang. Namun, hanya dalam sudut pandang asaku yang tak berujung. Rajuk inginku, kau juga sama seperti apa yang sedang kunikmati. Tentunya kita bersama. Tak ada dia, ia, ataupun mereka. Ya…. hanya kita serta Dia Sang Pencipta.
Kukatakan kau sangat sempurna. Ku katakan kau tiada duanya. Kukatan kepada semua orang, kaulah pilihan.
Kebersamaan kita hanya dalam durasi pendek. Entah hanya hitungan menit kau bersamaku. Kutahu semua itu semu. Kutahu semua itu hanya kepintaran otakku yang membuatku ada bersamamu.
Maafkan aku telah melakukannya. Maafkan aku tak menuruti otak dan hatiku untuk mencegahnya. Maaf… sekali lagi maaf. Aku tahu, itu keliru.
Malamnya kau kirimkan short message service untuk mengucapkan selamat tidur dengan kau sertakan tawa. Tak tahu apa artinya. Apakah kau juga merasakan ruhmu kupinjam saat malam lalu. Kutahu kau berfeeling kuat.
Maafkan aku. Tak akan aku ulangi lagi. Akan kucegah jika hasrat itu datang.
Komentar