Langsung ke konten utama

Tak Sopan

Tak sopan jika malam lalu kau dalam bayang. Tak beradap jika ruhmu bersamaku dalam pengap. Tak seharusnya kau isi imajinasiku dalam wujud kesertaan hasrat.

Jika saat itu aku diskripsikan kebersamaan kita berasa terbang melayang. Namun, hanya dalam sudut pandang asaku yang tak berujung. Rajuk inginku, kau juga sama seperti apa yang sedang kunikmati. Tentunya kita bersama. Tak ada dia, ia, ataupun mereka. Ya…. hanya kita serta Dia Sang Pencipta.

Kukatakan kau sangat sempurna. Ku katakan kau tiada duanya. Kukatan kepada semua orang, kaulah pilihan.

Kebersamaan kita hanya dalam durasi pendek. Entah hanya hitungan menit kau bersamaku. Kutahu semua itu semu. Kutahu semua itu hanya kepintaran otakku yang membuatku ada bersamamu.

Maafkan aku telah melakukannya. Maafkan aku tak menuruti otak dan hatiku untuk mencegahnya. Maaf… sekali lagi maaf. Aku tahu, itu keliru.

Malamnya kau kirimkan short message service untuk mengucapkan selamat tidur dengan kau sertakan tawa. Tak tahu apa artinya. Apakah kau juga merasakan ruhmu kupinjam saat malam lalu. Kutahu kau berfeeling kuat.

Maafkan aku. Tak akan aku ulangi lagi. Akan kucegah jika hasrat itu datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba-Coba

Hwahahahahaha,,,, Senyum lebar fren...Adakalanya kita harus mencoba. Jika gagal ada sedikit kecewa,jika sukses kepuasan tiada berujung. Sudah bosan update status di facebook. Pada awalnya pengen mengalihfungsikanya menjadi diary..,tanpa embel2 apapun. Sekarang,,mau update,mikir dulu kayak mau ujian semester. Banyak kebohongan. Niatnya pengen selalu dikomentari. Malah,,akhir2 nie lagi nguber2 & carmuk artis . Enakan nulis di blog ja..Paling2 yg baca dikit, nulis apapun tanpa embel2, yg pasti bisa tulus bukan karena orang lain.

The Gift

Date: Tuesday, 19 January 2017 Time: 13.08 Yesterday, I am very happy. You know? what make me to be happy? Y, it's the name. *Lol. Malemnya aku memanfaatkan the gift yg Allah berikan dengan mengaplikasikannya in my bedroom. Aku rindu Y. I want of Y. So.. Mulailah aku mengendalikan pikirannya via di alam bawah sadarnya. Aku sedikit ragu, tapi keyakinan yg begitu hebat merajaiku. Kugunakan kekuatanku untuk memempengaruhi pikirannya. Aku hanya minta si Y menelponku.